Jumat, 19 Desember 2008
In Memorian Rossi
Diposting oleh
Wide wirawaty Soemardhi Thaher For Senate (DPD RI)
di
12:54:00 PM
2
komentar
Siak Sri Indarapura
Diposting oleh
Wide wirawaty Soemardhi Thaher For Senate (DPD RI)
di
12:20:00 PM
1 komentar
Pelatihan Bahasa Inggris di Teluk Kuantan
Pelatihan bahasa inggris yang dilakukan pada bulan Desember, saya berusaha menciptakan suasana yang akrab berusaha diciptakan untuk menrangsang guru-guru untuk dapat lebih berminat berbahasa inggris.
Diposting oleh
Wide wirawaty Soemardhi Thaher For Senate (DPD RI)
di
11:58:00 AM
1 komentar
Kegembiraan bersama anak-anak
Diposting oleh
Wide wirawaty Soemardhi Thaher For Senate (DPD RI)
di
11:38:00 AM
0
komentar
Senin, 01 Desember 2008
Perempuan sebagai legislator
Perempuan sebagai legislator
oleh : Wide wirawaty, st
ketua dewan pimpinan provinsi persatuan anak guru
(DPPROV. pagi) riau
Pada pemilu 2009 kita akan menemukan fenomena baru, yaitu mulai membanjirnya legislator wanita yang mengisi gedung rakyat yang di pusat maupun di daerah, hal ini terjadi karena sesuai dengan amanat Undamg-Undang pemilu yang megharuskan 30 % perempuan di legislatif membuat peluang kaum perempuan menjadi wakil rakyat semakin besar , hal ini merupakan kesempatan sekaligus tantangan untuk kaum perempuan. Banyak pandangan yang postif dan tidak sedikit juga yang berpandangan negatif terhadap fenomena ini, dan kecendrungan yang terjadi masyarakat lebih banyak yang beranggapan negatif, banyak yang beranggapan bahwa calon legislator perempuan yang mencalonkan diri hanyalah hiasan belaka dimana mereka dianggap tidak memiliki kemampuan untuk memperjuangkan suara rakyat di gedung rakyat, pandangan negative ini tak sepenuhnya benar, dari calon legislator perempuan yang mendaftar banyak calon yang memiliki kemampuan secara akademika atau dengan kata lain IQ-nya memadai, akan tetapi apakah IQ saja cukup?, bukankah selama ini gedung rakyat dipenuhi dengan orang yang memiliki banyak gelar di depan namanya akan tetapi tidak berhasil membuat perubahan besar yang signifikan dan cenderung membuat kebijakan-kebijakan yang mendukung kepentingan golongannya saja. Oleh karena itu adalah penting bagi calon legislator perempuan yang mencalonkan diri untuk memahami di dalam diri mereka bahwa satu-satunya cara mereka untuk membungkam suara-suara negatif tersebut dengan perbuatan dan tindakan yang mencerminkan bahwa mereka berbeda dengan wakil-wakil rakyat yang lain, bahwa mereka bukan hanya memiliki IQ akan tetapi juga EQ dan SQ yang tinggi, bahwa mereka peduli kepada kepentingan rakyat yang miskin bukan kepada kepentingan partai dan golongannya saja, dan membuktikan bahwa perempuan lebih memiliki hati daripada kaum pria, jangan merasa rendah diri dan tunjukan dengan tindakan yang kongkrit bahwa kita memiliki kemampuan dan pantas duduk sebagai wakil rakyat. Dengan kata lain jadikanlah kualitas kandidat sebagai focus bukan kuantitas dari kandidatnya.
Diposting oleh
Wide wirawaty Soemardhi Thaher For Senate (DPD RI)
di
3:49:00 PM
0
komentar




