Kamis, 27 November 2008


Menghadiri acara Hari Guru, Wide Wirawaty duduk disebelah KADISDIK HM Wardan.

5 komentar:

Anonim mengatakan...

nama Anda kepanjangan mbak.. tampa Soemardhi Thaher-pun, Anda bisa maju.. saya sarankan pilih nama pendek dan mudah diingat..

Wide wirawaty Soemardhi Thaher For Senate (DPD RI) mengatakan...

Terimakasih atas saranya !!! pada daftar calon tetap DPD nama yang terdaftar tetap wide wirawaty !!! nama ini hanya di blogspot saja !!!

Anonim mengatakan...

hai Mbak

saya mampir baca-baca tulisannya,

menurut saya tidak masalah calonnya perempuan atau laki-laki, yang penting kualitasnya,

sekedar informasi buat mbak , sekarang di sekitar arena pacu jalur sudah dibangun sebuah taman sebagai pengganti pasar tradisonal yang dipindahkan, dan yang lebih hebatnya sudah ada hot spot gratis di taman itu dan sekitarnya, jadi saya yang dari kampung ini sudah bisa bikin blog mesti tidak secanggih blognya mbak, he he. kalau mbak mau lihat photo-photo taman serta beberapa view lainnya mbak bisa mampir ke blog saya " www.bikinblogdarikuantan.blogspot.com, silahkan lihat posting yang judulnya ” kuansing, wajahmu hari ini”.

saya dan beberapa teman ( pemuda,pelajar,mahasiwa )juga membentuk sebuah komunitas blogger untuk mempromosikan budaya ngeblog dan menulis ditengah remaja kuansing sekaligus juga untuk mempromosikan budaya daerah kuansing, nama nya kuansing blogger community, silahkan mbak mampir di url ini= http://komunitaskuansing.blogspot.com/, kalau mbak bersedia mbak juga bisa menyumbangkan beberapa tulisan dan pikiran untuk kemajuan kami, mbak kirimkan saja ke email saya nanti saya postingkan di blog komunitas kami atau sekalian saja mbak jadi kontributor diblog kami, sekalian juga blog mbak jadi member di komunitas kuansing.

bapak apa kabar nya mbak ? saya termasuk fans setia bapak dari dulu. saya ” support abis ” waktu bapak maju dari independent, sayang hasilnya baru sampai disitu.
mungkin kali ini giliran mbak, itupun kalau mbak bisa tunjukkan kualitas mbak, minimal kualitas mbak harus selevel lah dengan bapak. semoga saja berhasil ya mbak, dan jangan lupa perjuangkan kuansing kalau mbak sudah di senayan,


wassalam



titip pesan pribadi saya mbak : kalau sudah disenayan nanti tolong kontrol dan usahakan pemerintahan di kabupaten kuansing bisa jadi pemerintahan yang bersih dan berkualitas, serta terhindar dari bentuk pemerintahan dinasti keluarga dan kerabat sang pemimpin.
kalau anggota keluarga dan kerabatnya nya hebat seperti mbak dan bapak ya gak masalah. tapi kalau cuma dipaksakan karna punya kekuasaan dan harta, ya….. bisa kebablasan negri kita.

wassalam
= kita butuh banyak orang kuansing (yg hebat) di senayan =

Anonim mengatakan...

kalo ada tulisan bagus kirim ke email saya ya mbak, buat di posting di blog komunitas kuansing.
-wayuk-

Anonim mengatakan...

Pesan buat Mbak Wide Wirawaty saya dukung laporkan saja gubernur riau yang berbuat dugaan pencabulan itu ke polisi, kelakuannya sangat biadab & tidak pantas untuk seorang kepala daerah sekelas gubernur riau. Jangan dipikirkan Annas Maamun itu uang senilai 10 juta bisa mengijak-ngijak harga diri seorang perempuan. itu juga buat pelajaran kepada Kepala daerah yang punya harta/tahta/wanita agar menghargai wanita & wanita tidak akan semudah itu dijual harga dirinya apalagi yang dengan uang. Teruskan proses hukum, jangan takut Mbak Wide Wirawaty selama kita benar pasti hukum akan berpihak kepada kita, hukum di Indonesia akan memberikan keadilan seadil-adilnya apalagi untuk menghukum gubernur yang diduga cabul seperti Annas Maamun. info dari wikipedia : Annas Maamun pernah menjadi guru di SMP Negeri Bagansiapiapi pada tahun 1960 hingga tahun 1964 dan juga menjadi guru di SMP Negeri No.2 Pekanbaru pada tahun 1967 hingga tahun 1968. jadi Anas Maamun pernah jadi guru, sungguh terhina profesi guru yang selama ini dijunjung ternyata mantan guru/ gubernur riau sekarang jadi tersangka pelecehan seksual. ternyata info dari wikipedia : Pada tanggal 17 April 2014 mengucapkan kata-kata amoral yang sangat tidak pantas di kantor Komisi Pemilihan Umum Riau. Annas Maamun kesal dengan pertanyaan wartawan yang menanyakan dugaan terkait nepotisme yang dilakukan Annas Maamun.[2] Dugaan nepotisme yang dilakukan oleh Annas Maamun banyak dikritisi oleh masyarakat karena pada tanggal 16 April 2014, dua orang kerabat Annas Maamun dilantik menjadi pejabat eselon IV Provinsi Riau. sungguh kepala daerah yang harusnya menjaga sikap & perbuatan mengeluarkan kata-kata amoral. Gubernur Riau Annas Maamun bersikap kesatria lah anda, kalau anda benar-benar bersalah jujurlah. Oh jadi beginilah tipe gubernur riau, saya orang sumatera utara muak lihat asap yang provinsi anda bakar buat nafas kami orang sumatera utara sesak. jadi inilah gubernur riau yang memberi ijin puluhan perusahaan perambah hutan yang tiap detik membakar hutan riau. Anaas Maamun umur anda 75 tahun, jangan pernah bawa-bawa Alquran & Tuhan untuk bersumpah tidak melakukan tindakan asusila, kalau anda memang benar-benar takut mati & takut Tuhan, jujurlah katakan sejujurnya. karena ilmu sehebat apapun dibelakang anda tak akan sanggup melindungi anda sekarang. Hormati kehormatan wanita, anda pikir uang bisa membeli harga diri seorang wanita, wanita itu punya hati, cinta & perasaan, bukan barang yang bisa anda beli & buang. Mengaku jujur di umur anda Annas Maamun 75 tahun. dari dan ^^